Langsung ke konten utama

Stimulus Matematika Logis Pada Anak: Mengenap Pin Perbankan


Tantangan Hari Ke-5 Level 6

Hari ini, Bunda disibukkan dengan persiapan field trip komunitas homeschooling Diara ke Kidzania. Pada field trip kali ini Bunda menjadi penanggung jawabnya bersama salah satu bunda temannya Diara. Jam sebelas siang, Bunda dan Diara pergi ke bank untuk mengecek uang pendaftaran yang masuk dan juga untuk mentrasfer dan mengambil uang. Alhamdulillah banknya sepi, jadi tidak perlu mengantri lama.

Urusan di teller selesai, kami pun turun ke lantai bawah menuju tempat ATM. Bunda mau transfer uang dan juga ngambil uang. Diara bersemangat sekali dan ingin dia yang melakukannya. Dengan arahan bunda, Diara memncoba melakukan transaksi transfer dan pengambilan uang.

"Aku bisa kan bu?" serunya girang
"Iya sayang, barakallah. Mudahkan kan? tanya bunda, "Maaf ya, untuk pin bunda enggak ngasih tahu."
"PIN apa bu?Memangnya kenapa bun enggak boleh dikasih tahu orang lain?"
"PIN itu kepanjangan dari Personal Identification Number (Nomor identifikasi diri yang dirahasiakan/hanya bagi pemiliknya). Itu rahasia Nak, kita enggak boleh ngasih tahu yang lain. PIN di ATM terdiri dari kombinasi angka yang kita pakai saat mau transaksi keuangan di bank. Kalau kita kasih tahu orang lain, maka dia bisa ambil uang kita."
"Angkanya bebas bun?"
"Iya bebas yang mudah kita ingat, tapi jangan yang mudah ditebak seperti tanggal lahir,tanggal nikah dll."
"Memang kenapa Bun?"
"Bahaya nak, misal kartu ATM kita hilang dicuri orang atau jatuh. Kalau PIN nya gampang, maka orang yang ngambil bisa nebak-nebak kombinasi angkanya dan akhirnya bisa ngambil uang kita."
"Oh gitu."
"PIN salah satu aplikasi ilmu matematika di dunia perbankan nak, dengan adanya PIN maka kita bisa merasa terjamin keamanan rekening kita di bank." Karena tidak ada orang bisa mengaksesnya, kecuali yang mengetahui nomor PINya atau bisa ditebak.
 
Penjelasan sederhana saya coba sampaikan pada Diara, agar dia paham apa itu PIN. Pin salah satu aplikasi ilmu matematika dalam dunia perbankan. Kombinasi angka yang unik dan harus dirahasiakan.

#Tantangan10Hari


#Level6
#KuliahBunsayIip


#ILoveMath
#matharoundus

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...