Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kamimenulis

Sayah mah emang Emak tegaan

Kalau anak minta beliin mainan, yang pertama dilihat harganya Maklum anaknya belum bisa jaga mainan dan cepet bosen Pan nyesek kalau itu mainan hilang atau rusak dalam itungan hari Habis itu cek kualitas barang Kalau kualitas jelek, mending enggak usah Eman-eman duit, sabar dikit nabung dulu Nanti kita beli yang mahalan dikit tapi kualitasnya bagusan Kemudian manfaatnya Itu mainan berfaedah tidak untuk dirinya Kalau tidak ada yang akhirnya nanti jadi hiasan yang lebih cocok di konmari Mending ga usah saja Cari mainan lain yang lebih bermanfaat Terakhir cek cara bikinnya Kalau gampang cara bikinnya, ngapain beli Kita bikin saja, insya Allah bisa Seperti kisah baru-baru ini Masih anget-anget kuku Anak gadis pengen banget beli hand puppet yang dijual di bazar Beberapa temannya beli mainan itu Emak penasaran dong, berapa sih harganya Kata teman itu mainan laku keras bak kacang goreng Pas ditanya berapa harganya, doeng...lumayan juga harganya Padahal ga pake bul...

Ketika Penghasilan Istri Lebih Besar

Dalam membina sebuah keluarga diperlukan pondasi yang kuat agar mampu menghadapi berbagai goncangan yang melanda. Salah satu pondasi rumah tangga yang dapat memicu konflik adalah masalah ekonomi. Pemicunya tidak hanya penghasilan yang kurang, perkara asal-usul penghasilan bisa mendatangkan persoalan besar. Pada zaman sekarang, masalah keuangan dalam keluarga bukan lagi monopoli suami. Suami-istri sama-sama mencari nafkah untuk memenuhi butuhan rumah tangga menjadi hal yang lumrah. Berbagai alasan yang melatarbekalangi wanita bekerja setelah menikah. J ika dilakukan survei apakah alasan muslimah memilih tetap bekerja setelah menikah dan memiliki anak, maka akan diperoleh  beragam alasan yang muncul. Alasan yang terbanyak adalah karena faktor ekonomi, yaitu untuk membantu suami dalam mencari nafkah keluarga. Alasan lainnya adalah karena ingin mengabdikan ilmu yang telah didapatnya seperti dokter, guru dan lainnya.Tapi bagaimana pandangan Islam terhadap istri bekerja? Apakah d...

Papap Pahlawanku

Jika ada yang bertanya siapa pahlawan dalam hidupmu?  Mungkin sebagian besar orang akan menjawan "Ibu"  akupun demikian.   Karena mengingat perjuangannya dan pengorbanannya mulai dari mengandungku, melahirkanku, menyusui, mengasuh dan mendidikku.  Jasanya begitu besar sehingga tak heran jika surga itu berada di telapak kaki Ibu.  Jika merunut kembali kisah pendidikan dan pengasuhan anak, maka akan tergambar bahwa Ibu tak sendirian, ada peran ayah di saja. Bersama-sama dengan Ibu,  ayah memberikan apa yang anak butuhkan,  pendidikan dan kasih sayang. Karena jasanya sama besar dengan ibu, wajar jika Allah memberikan hak istimewa untuknya.  Ayah bersama dengan ibu bisa menjadi jalan bagi anak untuk mencapai surga-Nya,  karena orang tua adalah pintu surga yang paling tengah sesuai dengam hadist yang dituturkan Abu Darda Radhiyallahu ‘anhu sahabat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda “Orang tua adalah pintu surga pali...