Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kuliahbunsayiip Tantangan10Hari

Bunda Anak Eyang Uti

"Bunda bukan anak Eyang Akung,  anaknya Eyang Uti? " , itu jawaban putri kecil kami saat ditanya dikasih tahu kalau bundanya anak eyang akung. Awalnya kita semua mengira,  ucapan itu terlontar karena dia sedang kesal dengan Akungnya yang suka melarang-larang. Sehingga dia menjaga jarak dengan Akungnya,  walau saat-saat tertentu bisa sangat mesra dengan akungnya.  Dicoba lagi pernyataan itu,  jawabannya tetap sama. Kami semua tentu merasa tidak enak hati dengan Akung,  khawatir bisa membuatnya sedih. Candaan saat itu untuk mencairkan suasana adalah, " Akung suka larang-larang sih,  jadi ga akur ni!" Ungkapan itu disampaikan dengan becanda. Di lain kesempatan,  Bunda coba korek jawaban yang sesungguhnya. Ternyata oh ternyata,  jawabnya adalah,"Bunda anak eyang Uti,  kan yg hamil eyang uti bukan Akung." dengan jawaban yang polos. Mungkinkah dia belum paham konsep ayah, ibu dan anak?Tapi kayaknya enggak juga,  dulu pernah dije...

Stimulus Matematika Logis Pada Anak: Mengenal Penggunaan Kode

Tantangan Hari ke-8 Level 6 Pagi tadi...  D : " Yah, ini angka 9 di plat motor artinya apa?" A : " Itu menunjukkan bulan Nak, angka 9 berarti bulan ke 9. Apa coba? D : "September."  A : "Alhamdulillah benar, kalau bulan 5 apa Nak?" D : (Terdiam sejenak, kemudian baru menjawab) "Bulan Mei." A : "Iya betul." D : "Kok nulisnya pakai angka Yah? Enggak ditulisan Mei." A : "Untuk memudahkan Nak, makanya pakai angka untuk mengantikan nama hari." D : "Kalau AB itu daerah mana Yah? A : "Yogyakarta Nak." Itu segelintir percakapan antara Ayah dan putrinya dalam perjalanan menembus jalanan ibu kota. Percakapan itu sederhana, tapi bagi kami itu adalah hal luar biasa. Mengapa? Ini adalah proses belajar putri kami, ini pertanda dia mengamati sekitarnya. Bertanya saat dia paham, kemudian merekamnya, dan merecall kembali saat dia melihat kembali. Dia merasa bahagia ketika dia ma...

Membacakan Buku

Tantangan Hari Ke-2 Pada hari ke dua ini, kami berencana membuat pohon literasi. Pagi hari kami browsing di internet model pohon literasi, ada banyak contoh pohon literasi dengan beragam model. Beberapa contoh pohon literasi yang bagus kami simpan untuk contoh. Kami tertarik membuat pohon literasi yang menggunakan kertas manila hitam dan kerta origami warna-warni. Setelah mengecek ketersediaan bahan, kami harus membeli bahan-bahannya terlebih dahulu. Karena itu kami memutuskan akan membuatnya nanti siang atau sore setelah Diara tidur siang.  Saat bunda beres-beres rumah dan mencuci baju, Diara membaca buku berjudul Nabi Sayang Binatang. Dia pilih buku itu, karena gambarnya banyak dan bagus, tulisannya sedikit. Diara baru-baru ini mulai lancar membaca, sebelumnya belum lancar. Sehingga dia menyukai yang tulisannya sedikit, jika buku yang dibaca tulisannya banyak dia suka merasa bosan dan lelah. Sebelum masuk tahap ini, dia lebih suka mengamati gambar dari buku ata...