Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.
Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki manusia tidak akan tertukar, sudah Allah atur untuk setiap umatnya. Akan lebih baik jika menjemputnya dengan usaha yang mulia, dengan bekerja sepenuh hati dan mengharapkan ridho-Nya.
Bismillah...pemahaman ini yang sedang kami bangun dan kami ingatkan terus agar menancap dalam hatinya. Kami coba melatih putri kami dengan beberapa tugas sederhana yang kami beri reward. Kami ingin mengajarkan untuk mendapatkan sesuatu maka harus berusaha dan berdoa kepada Allah.
Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah
seseorang menyantap makanan yang lebih baik daripada makanan yang
dihasilkan dari hasil kerjanya sendiri.” (HR. Bukhari)
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Day4
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari

Komentar
Posting Komentar