Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label #janganlupabahagia #jurnalminggu#kelasulat #bundacekatan #buncekbatch1 #buncekIIP #institutibuprofesional

Aliran Rasa ; Kelas Ulat-ulat

Tibalah saatnya di akhir kelas ulat-ulat, kelas yang nano-nano rasanya. Penuh dengan tantangan dan pengalaman luar biasa. Mencoba hal baru yang selama ini belum dicoba, dan karena kepepet dipaksa mencoba. Ternyata aku bisa... Fase ini lebih panjang waktunya, sampai 8 jurnal. Tugasnya juga di luar ekspektasi, sehingga menunggu penjelasana tugas hadir, hati ini deg-degan. Seperti apa ya tugasnya? Tugas yang paling berkesan saat membuat video, mengapa? Karena ini bukan gue banget. Entah kenapa males banget kalau berkaitan dengan video. Karena tugasnya diminta buat video atau rekaman suara. Akhirnya mencoba menantang diri sendiri untuk membuat video. Belajar otodidak, dan trial and error. Alhamdulillah selesai juga itu tugas, setelah mencoba beberapa kali. Pada fase ini juga, belajar mengukur diri. Berani mengatakan "tidak" saat bertemu dengan materi yang sepertinya bagus, menarik nih, dan penting juga ini. Tapi jika melihat mind map, tidak ada sangkut pautnya. Jadi maaf...

Jurnal 5 ; Apa Kelas Favoritemu?

Pekan ini, jurnal Bunda Cekatan temanya apa kelas favoritmu? Wow...setelah kemarin berkeliling di kelas-kelas yang ilmunya masya Allah ingin semua diikuti. Kalau tidak ingat kemampuan diri ada batasnya, mungkin sudah masuk ke semua kelas. Kalau saya sendiri, masuk ke kelas manajemen waktu, fotografi dan keluarga cemara. Itu semua ada di mind map, dan favoritenya keluarga Uluwatu, manajemen waktu. Alasannya ini ilmu yg prioritas dalam mind map yg ingin dipelajari. Dan alhamdulillah mendapatkan banyak ilmu baru yang bisa dipraktekkan. Saat mendapat tugas berkenalan dengan peserta lain dan menanyakan kelas favoritnya, sempat bingung dari mana mulainya. Akhirnya mengikuti cara teman, yang memberi komentar di video Ibu Septi  melampirkan link wathsapp. Ini baru dilakukan Ahad pagi. Alhamdulillah, mulai ada yang japri dan berkenalan. Tak menyangka ada sekitar 30 orang dari beberapa kota yang mengajak berkenalan. Dari percakapan resmi sampai santai, akhirnya terdata 30 orang p...