Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-10)

Hari ditunggu-tunggu tiba, hari ini Playdate HSMN membuat Kota dari Kotak Karton diadakan. Pagi-pagi sekali Diara sudah mandi dan sarapan. Pukul 06.30 WIB kita berangkat naik ojek online.Dari rumah sampai Mall Depok perjalanan lancar, setelah itu mulai melambat dan kemacetan terjadi. Hari ini Depok akan ramai, karena akan ada parade karnaval dalam rangka Ulang Tahun Depok.  Mendekati pintu gerbang Pesona Kayangan kodisi jalan semakin macet dan tidak memungkinkan untuk lewat gerbang utama, akhirnya kami memutuskan melewati pintu masuk lain. Kondisi jalanan Depok yang macet dan ramainya karnaval Depok tidak menyurutkan semangat peserta playdate. Walau ada yang datag terlambat karena macet dan kebingungan jalan bahkan ada yang tersesat. Dari mulai pembukaan sampai penutupan alhamdulilah lancar. Diara senang sekali karena bertemu kawan baru dan juga aktivitasnya seru. Bahkan Diara bisa bertemu teman waktu sekolah TK.Bersama-sama teman baru, Diara bermain dengan bahagia. Pagi h...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar Hari Ke-9

Hari ini Diara ikut bunda survey lokasi untuk playdate besok Sabtu. Seperti biasa, Diara berlari ke sana ke mari mengekplore semua sudut lokasi. Bermain alat tinju yang biasa dipakai anak-anak latihan karate, lompat-lompat di atas matras. Pokoknya tidak bisa diam.. Pulang dari Pesona Kayangan kita mampir ke Ace Hardware, bunda mau survey sesuatu. Sembari menunggu bunda lihat-lihat barang, Diara bermain di palygroud. Happy sekali dia, ini adalah dunianya...Dia bebas menyalurkan energinya.. Siangnya Diara membantu bunda membuat properti untuk Playdate. Alhamdulillah pekerjaan bunda menjadi lebih cepat selesai. Kemudian lanjut membuat Kokoru.. Kerajinan membuat sesuatu dari kertas. Sudah sejak lama Diara ingin membeli kertas ini, alhamdulillah hari ini ketemu toko yang menjualnya dengan harga murah. Mulailah kami berkreasi dengan Kokoru, diawali dengan melihat  tutorial di youtube. Selanjutnya eksekusi.. Ternnyata pada saat membuatnya harus sabar dan telaten. Kalau kurang...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-8)

Alhamdulillah pagi hari cerah....main sepeda yuuuu??? Diara dan bunda keliling kampung dengan mengendarai sepeda. Menjelajah setiap gang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Melihat tanaman, bangunan-bangunan baru yang sedang dibangun, hewan-hewan yang berkeliaran. Diara senang bersepeda, apalagi di temani bunda. Sepanjang perjalanan, Diara suka bercerita...tentang rumah yang pernah kemalingan, tentang rumput liar yang ingin dipetik, tentang warga RT tetangga yang memiliki anjing besar dan banyak lagi. Kamipun pulang saat Diara mulai merasa lelah. Diara suka eksperimen, siang tadi kami  membaca buku tentang eksperiman, mencari eksperimen  yang bisa dipraktekan dan cocok dengan usia Diara. Dia amati gambar yang ada dalam buku dengan seksama." Kapan-kapan kita coba lagi ya Ma, seru!! Hari terus beranjak siang....Diara mengajak bunda bermain pretend play suasana di Cafe/restoran. Sebelumnya kami telah membuat papan nama cafe,buku menu, buku pemesanan, mata uang, dan...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-7)

Hari ini Diara ikut bunda menyiapkan properti untuk acara Playdate Homeschooling Muslim Nusantara Depok hari Sabtu besok. Di saat para ibu membuat prakarya, anak-anak bermain bersama.  Seperti biasa, Diara sudah langsung akrab bersama teman-temannya.Walaupun hanya 4 anak, tapi seru dan ramai. Awal datang, anak-anak masih mau diminta bantuannya untuk mewarna kertas petunjuk jalan yang telah dibuat. Mereka enjoy mewarnai sesuka hati mereka, namun lama-lama mulai bosan dan meninggalkan pekerjaan mewarna. Mereka mulai main lari-larian, main petak umpet, membaca buku yang dibawa oleh Ammah Anty dan bermain bersama adik kecil. Seru dan riuh...padahal hanya empat anak, fiuh..... Lelah bermain lari-larian, mereka mendekat dan bertanya" kita gak ngapa-ngapain nih???" 'Mau bantuin?" , bunda balik bertanya? "Bikin pohon yu???Kita perlu banyak pohon-pohonan." "Hayu" Anak-anak mulai menggambar pohon, termasuk Diara. Pada saat menggunting ...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-6)

Liburan telah usai, kembali ke aktifias rutin lagi... Pagi-pagi Diara ikut bunda ke pengajian di salon teman bunda. Selama pengajian berlangsung, Diara tidak bisa diam. Banyak bergerak dan melakukan banyak hal. Kadang harus diingatkan sama bunda, karena bisa menggangu konsentrasi peserta pengajian yang lain. Namun sejauh ini Diara walau tidak bisa diam, dia termasuk anak yang betah dan tidak mudah merengek untuk mengajak pergi atau pulang karena bosan. Bergeraknya dia melakukan banyak hal, mungkin salah satu upaya dia mengatasi rasa bosannya. Satu hal lagi ketika dia ngintilin bundanya dalam kegiatan bunda adalah mudahnya dia bersosialisasi dengan orang lain, termasuk dengan orang dewasa.Proses dia beradaptasi dilingkungan baru dan orang baru termasuk cepat. Dia juga senang ngobrol menceritakan banyak hal.Salah satu teman pernah mengatakan, " saya baru tahu kalau Diara suka ngobrol ya" . Teman lain mengatakan, " Diara bagus ya komunikasinya, dia bisa berkomunikasi...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-5)

Masih libur....Long weekend....yeayyyyy  Hati senang...ada ayah di rumah 😍😍 Pagi ini diawali dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi, ikhtiar terapi batuknya Diara yang dari kemarin lumayan berat. Alhamdulillah hari ini cerah, jadi mataharinya bersinar dengan terang. Sambil berjemur, Diara mengambil koleksi boneka Barbie dan perlengkapannya. "Aku mau sambil main Barbie".. Jadi berjemurlah Diara bersama Barbie-barbienya... Barbie termasuk salah satu mainan favorit Diara, saat main Barbie dia berkreasi dengan fasionnya (baju, sepatu dan  gaya rambut) dan perlengkapan rumahnya ( kursi, tempat tidur, kursi dll). Dia padu padankan pakaian Barbie yang dia miliki, termasuk sepatunya. Untuk rambut dia juga berkreasi, rambut Barbie dia urai, dikat, dikasih topi,pakai kerudung atau pita. Pretend play ini menyenangkan bagi Diara, dengan permainan ini dia belajar bermain peran, belajar berimajinasi dalam mengarang cerita. Dari betahnya dia bermain, menunjukkan dia senan...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Gaya Belajar : Hari Ke-4

Hari minggu..... Hari yang ditunggu-tunggu oleh Diara...Hari istimewa untuknya Kenapa?????? Karena hari Sabtu dan Minggu adalah gadget timenya Diara, dua hari tersebut Diara boleh main game atau nonton youtube dengan batas waktu tertentu. Hari Sabtu kemarin kita pergi seharian ke Taman Mini Indonesia Indah, maka dia tidak main gadget sama sekali. Oleh karena itu, hari minggu ini dia tidak mau diganggu gugat. Tawaran ikut pergi sama bunda ke pengajian pun ditolak karena pengen main game atau nonton youtube. Padahal tempat pengajian di rumah teman yang buka daycare, kebayang dong banyak mainannya.Tapi ternyara itu tidak meluluhkan hati Diara. Dia tetep mau dirumah saja bersama Ayah. "Gadget time" Ini adalah kebijakan kami di rumah untuk Diara si pecinta film dan game. Sejak kecil dia senang melihat film dan bermain game. Dia bisa duduk manis dan betah berjam-jam jika sedang menonton sebuah film atau  main game. Antusias dan binar mata ketertarikan jelas terpancar ke...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Gaya Belajar : Hari Ke-3

Hari ke -3... Yipiii….hari ini mau jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah bersama teman-teman Pramuka Homeschooling Ksuper. Kita mendapat undangan menghadiri pameran di Sasana Kriya TMII. Tentu saja ini akan menjadi pengalaman yang menarik. Semoga lancar perjalanan kami menuju ke sana nanti. Kami berkumpul di pintu masuk TMII pukul 07.30-08.00 WIB, dan baru jalan menuju Sasana Kriya saat waktu menunjukkan pukul 08.00 WIB. Saat masuk Sasana Kriya, di sana banyak stand-stand perwakilan museum di Indonesia seperti museum Perangko, museum transportasi, museum listrik, museum Batik, Musium Sandi dan sebagainya. Anak-anak senang, begitu pun dengan Diara terlihat antusias sekali apalagi kegiatan ini dilakukan bersama teman-temannya. Berkeliling dari satu stand ke stand lainnya, mengamati, mengisi daftar hadir, berburu souvenir dan bertanya tentang beberapa hal kepada petugas yang menjaga stand. Untuk yang terakhir ini harus dipancing sama bundanya, karena minat bertanyanya kalah de...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi ke-4 (Gaya Belajar); Hari Kedua

Hari kedua ini, kegiatan putri saya sampai siang ini antara lain bermain badminton, nonton DVD anak-anak, main lego, dan main kemah-kemahan. Hari ini dia ditemani temannya, anak tetangga yang usianya beda satu tahun dengan Diara. Minggu ini, Diara sedang menyukai olah raga badminton. Setiap pagi mengajak ayahnya atau bundanya untuk bermain bersama. Walau belum paham cara bermain yang betul, dia sangat antusias dan tidak takut salah. Hal yang terpenting dia fun melakukannya. Begitu pula bermain lego, ga ada bosannya. Diara sangat menyukai bermain lego, hari ini bersama temannya dia bermain lego.Ketika bermain lego, ide-ide kretaifitas sepertinya bermunculan. Berhenti bermain lego jika dipanggil bundanya, diminta untuk berhenti main karena harus berkegiatan yang lain. Jika tidak diingatkan, bisa lama dia....betah dia berlama-lama di depan lego. Hari ini dia minta izin menonton DVD anak-anak bahasa Inggris, DVD ini menurut saya sangat bagus mengajarkan bahasa Inggris sederhan...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi ke-4 (Gaya Belajar); Hari Pertama

Kelas Bunda Sayang masuk Sesi ke- 4, topiknya tentang Memahami Gaya Belajar, Mendampingi dengan benar. Dari materi yang disampaikan, gaya belajar ada tiga yaitu gaya belajar fisual, auditori dan kinestetik. Gaya belajat seseorang bisa memiliki salah satu gaya belajar, namun ada pula yang gabungan. Agar lebih memahami materi yang diberikan, seperti bisa peserta kelas Bunda Sayang diberikan tantangan selama sepuluh hari untuk mengobservasi dan mencari tahu gaya belajar anaknya.Mendampingi aktifitas keseharian dan belajar mereka. Dengan mengetahui gaya belajar anak, maka kegiatan belajar dan peningkatan ilmu akan lebih cepat. Hari pertama tantangan sepuluh hari level 4, diawali dengan kegiatan bermain badminton. Ajakan bermain badminton berasal dari Diara. Dia senang sekali bermain badminton walau belum begitu bisa. Salah atau benar caranya, Diara tidak peduli yang penting dia merasa senang.Binar-binar matanya terlihat saat bermain badminton. Setelah merasa lelah, permainanpun...

MEMAHAMI GAYA BELAJAR ANAK, MENDAMPINGI DENGAN BENAR

_Institut Ibu Profesional_ _Kelas Bunda Sayang  Materi #4_ Dulu kita adalah anak/murid yang selalu menerima apa saja yang diberikan orangtua/guru kita, apabila ada hal-hal yang belum kita pahami, lebih cenderung diam, tidak berani untuk menanyakan kembali. Karena paradigma yang muncul saat itu, banyak bertanya dianggap bodoh atau mengganggu proses pembelajaran.  Itu baru tingkat pemahaman, guru/orangtua kita sangat sedikit yang mau memahami bagaimana cara kita bisa belajar dengan baik, yang ada kita harus menerima gaya orangtua/guru kita mengajar. Sehingga  anak yang gaya belajarnya tidak sesuai dengan gaya mengajar guru/orangtuanya, akan masuk kategori “siswa dengan tingkat pemahaman rendah” dan kadang mendapat label “bodoh”. Jaman berubah, dan terus akan berubah. Sudah saatnya kita harus mengubah paradigma baru di dunia pendidikan.  Dari sisi orangtua/pendidik: *Apabila anak tidak bisa belajar dengan cara/gaya kita mengajar, ...

Aliran Rasa Tantangan Level 3 Kelas Bunda Sayang ; Proyek Keluarga

  Syukur alhamdulillah..itu yang pertama ingin saya sampaikan, karena masih bisa diberikan kesempatan mengikuti Kelas Bunda Sayang. Tidak terasa sekarang sudah level 3, pada level ini kami peserta diminta membuat proyek keluarga yang bertujuan melatih anak tentang tiga materi yang telah diberikan meliputi materi komunikasi produktif, kemandirian dan mengasah kecerdasan. Tujuannya agar anak menjadi terlatih sehingga siap menghadapi kehidupan. Selama sepuluh hari kami melakukan proyek keluarga, mulai dari diskusi perencanaan proyek, persiapan proyek, pelaksanaan proyek dan review hasil proyek. Pada hari pertama proyek keluarga, kami membuat perencanaan kegiatan apa saja yang akan kami lakukan (dbuat listnya). Ada empat proyek keluarga yang kami rencanaka yaitu : Proyek berbagi dengan sesama Proyek Sains Proyek prakarya Proyek perpustakaan kami Dalam pelaksanaanya, ada yang bisa dilaksanakan dan sukses. Namun ada pula yang tidak bisa kami lakukan atau belum selesa...