Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label level 4

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-10)

Hari ditunggu-tunggu tiba, hari ini Playdate HSMN membuat Kota dari Kotak Karton diadakan. Pagi-pagi sekali Diara sudah mandi dan sarapan. Pukul 06.30 WIB kita berangkat naik ojek online.Dari rumah sampai Mall Depok perjalanan lancar, setelah itu mulai melambat dan kemacetan terjadi. Hari ini Depok akan ramai, karena akan ada parade karnaval dalam rangka Ulang Tahun Depok.  Mendekati pintu gerbang Pesona Kayangan kodisi jalan semakin macet dan tidak memungkinkan untuk lewat gerbang utama, akhirnya kami memutuskan melewati pintu masuk lain. Kondisi jalanan Depok yang macet dan ramainya karnaval Depok tidak menyurutkan semangat peserta playdate. Walau ada yang datag terlambat karena macet dan kebingungan jalan bahkan ada yang tersesat. Dari mulai pembukaan sampai penutupan alhamdulilah lancar. Diara senang sekali karena bertemu kawan baru dan juga aktivitasnya seru. Bahkan Diara bisa bertemu teman waktu sekolah TK.Bersama-sama teman baru, Diara bermain dengan bahagia. Pagi h...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-8)

Alhamdulillah pagi hari cerah....main sepeda yuuuu??? Diara dan bunda keliling kampung dengan mengendarai sepeda. Menjelajah setiap gang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Melihat tanaman, bangunan-bangunan baru yang sedang dibangun, hewan-hewan yang berkeliaran. Diara senang bersepeda, apalagi di temani bunda. Sepanjang perjalanan, Diara suka bercerita...tentang rumah yang pernah kemalingan, tentang rumput liar yang ingin dipetik, tentang warga RT tetangga yang memiliki anjing besar dan banyak lagi. Kamipun pulang saat Diara mulai merasa lelah. Diara suka eksperimen, siang tadi kami  membaca buku tentang eksperiman, mencari eksperimen  yang bisa dipraktekan dan cocok dengan usia Diara. Dia amati gambar yang ada dalam buku dengan seksama." Kapan-kapan kita coba lagi ya Ma, seru!! Hari terus beranjak siang....Diara mengajak bunda bermain pretend play suasana di Cafe/restoran. Sebelumnya kami telah membuat papan nama cafe,buku menu, buku pemesanan, mata uang, dan...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-7)

Hari ini Diara ikut bunda menyiapkan properti untuk acara Playdate Homeschooling Muslim Nusantara Depok hari Sabtu besok. Di saat para ibu membuat prakarya, anak-anak bermain bersama.  Seperti biasa, Diara sudah langsung akrab bersama teman-temannya.Walaupun hanya 4 anak, tapi seru dan ramai. Awal datang, anak-anak masih mau diminta bantuannya untuk mewarna kertas petunjuk jalan yang telah dibuat. Mereka enjoy mewarnai sesuka hati mereka, namun lama-lama mulai bosan dan meninggalkan pekerjaan mewarna. Mereka mulai main lari-larian, main petak umpet, membaca buku yang dibawa oleh Ammah Anty dan bermain bersama adik kecil. Seru dan riuh...padahal hanya empat anak, fiuh..... Lelah bermain lari-larian, mereka mendekat dan bertanya" kita gak ngapa-ngapain nih???" 'Mau bantuin?" , bunda balik bertanya? "Bikin pohon yu???Kita perlu banyak pohon-pohonan." "Hayu" Anak-anak mulai menggambar pohon, termasuk Diara. Pada saat menggunting ...

Tantangan Sepuluh Hari Sesi ke-4 (Gaya Belajar); Hari Pertama

Kelas Bunda Sayang masuk Sesi ke- 4, topiknya tentang Memahami Gaya Belajar, Mendampingi dengan benar. Dari materi yang disampaikan, gaya belajar ada tiga yaitu gaya belajar fisual, auditori dan kinestetik. Gaya belajat seseorang bisa memiliki salah satu gaya belajar, namun ada pula yang gabungan. Agar lebih memahami materi yang diberikan, seperti bisa peserta kelas Bunda Sayang diberikan tantangan selama sepuluh hari untuk mengobservasi dan mencari tahu gaya belajar anaknya.Mendampingi aktifitas keseharian dan belajar mereka. Dengan mengetahui gaya belajar anak, maka kegiatan belajar dan peningkatan ilmu akan lebih cepat. Hari pertama tantangan sepuluh hari level 4, diawali dengan kegiatan bermain badminton. Ajakan bermain badminton berasal dari Diara. Dia senang sekali bermain badminton walau belum begitu bisa. Salah atau benar caranya, Diara tidak peduli yang penting dia merasa senang.Binar-binar matanya terlihat saat bermain badminton. Setelah merasa lelah, permainanpun...