"Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar" Suara takbir terdengar bergema di mana-mana, sungguh indah. Malam ini, semua orang sedang bersuka cita menyambut hari Raya Idul Fitri. Semua bersuka cita menyiapkan hidangan yang akan disantap esok hari bersama keluarga tercinta. Semua bersuka cita menyambut sanak saudara yang pulang kampung, bahagianya bisa berkumpul. Namun di sebuah rumah sederhana, suasana suka cita itu tidak terasa. Tidak ada hirup pikuk di dapur, suasana terasa tenang. Si Ibu sedang berdiam diri di kamar, memandang suasana di luar dari jendela kamarnya. Setiap terdengar suara takbir dia menangis, tangisannya begitu menyayat hati. Dia mengalihkan pandangannya ke arah tempat tidur yang kosong. Tangisnya semakin kencang, dia rindu sosok yang dulu sering tertidur di tempat tidur itu. Rindu dengkuran halusnya, sebagai penanda dia masih ada di sisinya. Rindu pelukannya dan tatapan hangatnya. Tapi semua itu telah sirna, hampa itu yang dirasakan Si Ibu mu...
Hidup adalah goresan kisah yang penuh hikmah