Langsung ke konten utama

Hari ke 23 Tantangan 30 Hari Fase Kepompong Bunda Cekatan


Mens sana in corpore sano
"Di dalam Tubuh Yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat."

Quote ini dahulu saat kecil sangat familiar, bahkan muncul dalam ujian sekolah. Menurutku ini ada benarnya, dan aku sering merasakannya. Ketika badan tidak sehat, jiwa ini terasa lemah dan merasa tidak optimal dalam berkegiatan. 

Seperti yang aku alami beberapa hari ini. Cheating makanan beberapa hari, dampaknya terass hari ini. Gusi ngilu, sariawan, perut sakit, kepala pusing, tenggorokan sakit. Pokoknya segala dirasa. Udah kayak nenek-nenek. Hiks...hiks..

Bersyukur pak suami ada jadwal ke kantor jadi enggak perlu lihat istrinya yang leyeh-leyeh sepanjang hari. Bahkan makan siangpun dimasakin gadis kecil, simple sih menunya telur dadar.  Tapi rumah keadaan rapi ya, tadi pagi sempat nyapu, ngepel dan nyiram bunga.

Apalagi saat mendengar kabar mama di Kuningan sakit pembengkakan jantung, tambah lemes ini badan. Berdoa semoga mama lekas sehat.

Menjelang petang, saat pak suami mau pulang. Baru badan ini mau bergerak, memasak untuk makan malam. 

Ya Allah...ternyata sehat itu penting banget dan mahal. Alhamdulillah selama ini diberi kesehatan, hari ini diberi sedikit rasa sakit sebagai teguran karena lalai dalam konsumsi makanan. Semoga teguran ini menjadi pelajaran jangan makan sembaranga, segala dimakan. Jadi saja tubuhnya protes dan segala dirasa. Ingat Nurul, badan yang sehat menjadi diri kita kuat, tekad kita kuat dan bersemangat untuk beraktivitas dengan optimal.

Badge hari ini : 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...