Tantangan terbesar dalam melakukan suatu pekerjaan adalah mengalahkan rasa malas dan tubuh yang kurang sehat. Sehingga enggan untuk mengerjakannya, kalaupun mengerjakan maka tidak akan optimal.
Itulah...yang dirasakan beberapa hari ini, asam lambung naik, perut begah, pusing dan kram perut. Dan pagi ini hari pertama menstruasi, bertambah lagi apa yang dirasakan. Yup...sakit pinggang dan lemes.
Sejak pagi, jadwal sudah kacau. Bawaannya pengen rebahan dan leyeh-leyeh. Alhamdulillah pak suami semalam habis ronda, habis subuh tidur lagi. Urusan sarapan amannn. Hanya gadis kecil yang mengeluhkan lapar, melihat kondisi Maknya yang mager dia akhirnya memutuskan menggoreng telur dadar. Makasih ya sayang atas pengertiannya. Loveee you pulllll.
Agak siangan, badan mulai bisa diajak kerja sama. Menyiakpan menu makan siang, hari ini menunya Pindang Kepala Patin dan Sayur Kubis. Ada yang luar biasa siang ini, bisa memasak dalam keadaan dapur rapi. Bahkan saat masak beres, dapur juga rapi. Luar biasa bukan??? Ini pencapaian yang luar biasa, karena biasanya saat masak keadaan dapur seperti kapal pecah. Amburadul wkwkwk.
Namun hari ini tidak dongg, kok bisa? Bagaimana caranya?
Tadi yang dilakukan adalah, mencuci segera barang yang telah digunakan dan menyimpan bahan makanan atau bumbu yang sudah dipakai ke tempat semula. Sehingga kondisi dapur tetap rapi.
Kegiatan lainnya hari ini didominasi oleh rebahan, niat awal mau nyetrika. Tapi pinggang sakit, batallah rencana itu.
Sorenya baru ke dapur lagi bukan untuk masak makan malam tapi mau buat singkong Thailand dan singkong merekah. Entah karena badan sedang kurang fit atau bagaimana, kegiatan masak hari ini sedikir kacau. Masak Tamagoyaki, lupa memberi garam dan merica. Rebus singkong rencana dikasih garam, bawang putih dan daun jeruk. Saat singkong udah matang, baru sadar lupa memasukkan daun jeruk. Ya...sudahlah batal merasakan goreng singkong merek rasa daun jeruk. Ini dia penampakan Singkong merekahnya. Yummy....
Bukan hanya itu, saat masak Singkong Thailand lupa cara masak. Saat rebus singkong malah dikasih tepung sagu, yang ada bukan Singkong Thailand ini mah Bubur Singkong Thailand, menu baru dari Bunda Nurul. Wkwkwkwk.
Buat para Mak di manapun, yang menjadi poros dalam rumah tangga. Jaga kesehatan ya...karena tugas para emak cukup berat tidak hanya menjaga dirinya sendiri tapi menjaga suami dan anak-anaknya. Para Mak menjadi mataharinya sebuah keluarga, maknya sehat semua bahagia karena terurus. Ketika Maknya sakit, kehidupan di rumah tangga seakan-akan meredup. Tetap semangat makkkk. 💪🤗🥰
Badge :
Itulah...yang dirasakan beberapa hari ini, asam lambung naik, perut begah, pusing dan kram perut. Dan pagi ini hari pertama menstruasi, bertambah lagi apa yang dirasakan. Yup...sakit pinggang dan lemes.
Sejak pagi, jadwal sudah kacau. Bawaannya pengen rebahan dan leyeh-leyeh. Alhamdulillah pak suami semalam habis ronda, habis subuh tidur lagi. Urusan sarapan amannn. Hanya gadis kecil yang mengeluhkan lapar, melihat kondisi Maknya yang mager dia akhirnya memutuskan menggoreng telur dadar. Makasih ya sayang atas pengertiannya. Loveee you pulllll.
Agak siangan, badan mulai bisa diajak kerja sama. Menyiakpan menu makan siang, hari ini menunya Pindang Kepala Patin dan Sayur Kubis. Ada yang luar biasa siang ini, bisa memasak dalam keadaan dapur rapi. Bahkan saat masak beres, dapur juga rapi. Luar biasa bukan??? Ini pencapaian yang luar biasa, karena biasanya saat masak keadaan dapur seperti kapal pecah. Amburadul wkwkwk.
Namun hari ini tidak dongg, kok bisa? Bagaimana caranya?
Tadi yang dilakukan adalah, mencuci segera barang yang telah digunakan dan menyimpan bahan makanan atau bumbu yang sudah dipakai ke tempat semula. Sehingga kondisi dapur tetap rapi.
Kegiatan lainnya hari ini didominasi oleh rebahan, niat awal mau nyetrika. Tapi pinggang sakit, batallah rencana itu.
Sorenya baru ke dapur lagi bukan untuk masak makan malam tapi mau buat singkong Thailand dan singkong merekah. Entah karena badan sedang kurang fit atau bagaimana, kegiatan masak hari ini sedikir kacau. Masak Tamagoyaki, lupa memberi garam dan merica. Rebus singkong rencana dikasih garam, bawang putih dan daun jeruk. Saat singkong udah matang, baru sadar lupa memasukkan daun jeruk. Ya...sudahlah batal merasakan goreng singkong merek rasa daun jeruk. Ini dia penampakan Singkong merekahnya. Yummy....
Bukan hanya itu, saat masak Singkong Thailand lupa cara masak. Saat rebus singkong malah dikasih tepung sagu, yang ada bukan Singkong Thailand ini mah Bubur Singkong Thailand, menu baru dari Bunda Nurul. Wkwkwkwk.
Buat para Mak di manapun, yang menjadi poros dalam rumah tangga. Jaga kesehatan ya...karena tugas para emak cukup berat tidak hanya menjaga dirinya sendiri tapi menjaga suami dan anak-anaknya. Para Mak menjadi mataharinya sebuah keluarga, maknya sehat semua bahagia karena terurus. Ketika Maknya sakit, kehidupan di rumah tangga seakan-akan meredup. Tetap semangat makkkk. 💪🤗🥰
Badge :



Komentar
Posting Komentar