Langsung ke konten utama

Proyek Make Over

Menjadi kreatif untuk seorang emak-emak tidak mudah
Apalagi jika sudah terbiasa dengan rutinitas yang melelahkan
Boro-boro keluar ide yang out of the book
Ide yang biasa saja kadang susah keluar

Lain cerita kalau lagi ke pepet
Biasanya suka ada saja ide yang keluar bahkan yang out of the book.
Jadi teringat kembali kejadian beberapa hari yang lalu
Saat Emak bingung melihat barang-barang anak yang tak terpakai
Anak-anak memang begitu cepat pertumbuhan dan perkembangan
Perasaan baru kemarin beli baju ini...eh sudah cingkrang
Perasaan baru kemarin beli sepatu ini...eh sudah ga muat
Biasanya sih barang-barang dilungsurkan ke orang lain
Ada juga sih yang dikeep, yang nilai perjuangan mendapatkannya ga ternilai

Lain lagi untuk barang-barang yang masih dipake tapi sudah usang tampilannya
Akibat sering dipake dan ga dirawat
Seperti sepatu contohnya
Mau dilungsurkan ya malulah
Mau dibuang sayang

Tring... Tring..
Emak ada ide...
Kayaknya oke kalau dimake over pakai cat
Emak mengajak anak gadis mengeksekusi ide
Kasak kusuk mencari persediaan cat di gudang
Ceritanya memanfaatkan apa yang ada di rumah
Bersama anak gadis misi pun dijalankan
Yeay... Gadis kecil suka
Ini pengalaman baru baginya
Belajat mengecat pada media yang tidak biasa
Dia suka tampilan sepatunya

Kesuksesan kemarin membuat kami ketagihan
Proyek kedua kami pun dilakukan
Kali ini make over pada sandal butu yang hampir saja mau dibuang
Untuk yang kedua ini,  kita pakai cat kayu/besi
Proses pengeringannya lebih lama
Rencananya mau di kasih hiasan di bagian atasnya
Insya Allah nanti setelah kering


Alhamdulillah ini pengalaman menyenangkan
Terutama buat gadis kecil
Dia belajar mencari solusi untuk mengatasi barang yang hampir dibuang
Belajar mencari ide diluar yang biasa terpikirkan
Berpikir kreatif... Out of the book
Selain itu juga kita belajar mencintai bumi ya Nak
Merycle barang insya Allah bisa membantu mengurangi sampah di bumi
Belajar go green ya  Nak



#tantangan10hari
#level9
#kelasbunsayiip
#thinkcreative
#day3




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...