Liburan Kelas Bunda Sayang telah usai…saatnya kembali mengikuti kelas. Alhamdulillah liburan beberapa pekan cukup memulihkan tenaga, stamina dan semangat. Insya Allah siap menerima materi dan mengerjakan tantangan kembali di level yang baru.Yeay level baru semangat...semangat....
Senin kemarin tanggal 31 Oktober 2017 kelas baru dimulai, diisi dengan penyampaian materi level 9 mengenai Kreativiitas. Materi disampaikan dengan metode baru berbeda dari biasanya. Beberapa slide gambar terkait kreativitas disuguhkan oleh fasilitator, para peserta diajak menebak gambar dan mengutarakan pendapatnya tentang gambar tersebut. Pemberian materi menjadi meenarik, membuat peserta penasaran, terpacu adrenalinnya. Kelas Bunda Sayang menjadi ramai, cara ini berhasil merangsang peserta berpartisipasi aktif dalam diskusi. Barakallah…
Gambar. 1
Pada awal diskusi, fasilitator memberikan pertanyaan apa yang dimaksud kreativitas. Beberapa peserta memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut, antara lain :
Menurut Widayatun, kreativitas adalah suatu kemampuan untuk memecahkan masalah, yang memberikan individu menciptakan ide-ide asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk berkembang. Munandar (1985) berpendapat kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi atau unsur-unsur yang ada. Hasil yang diciptakan tidak selalu hal-hal yang baru, tetapi juga dapat berupa gabungan (kombinasi).
Setelah diskusi definisi kreativitas, kami diberikan beberapa slide berisi gambar. Kamii harus menebak maksud gambar tersebut. Ternyata gambar-gambar tersebut memunculkan pendapat yang berbeda-beda.
Gambar.2
Gambar. 3
Untuk gambar pertama ada yang menebak itu adalah potongan puzzle, persegi panjang, lift yang sedang berjalan, motif baju, robot, pola baju,benteng dan tetris. Sementara untuk gambar kedua hampir sebagian besar menebak bahwa itu tulisan Be Creative. Ternyata tebakannya salah, sebuah jebakan yang berhasil. Semua tertipu, pola tulisan berhasil menggiring peserta menebak tulisan Be Creative. Setelah di perjelas gambarnya, ternyata itu adalah susunan huruf yang tidak bisa ditebak.
Gambar 4
Salah satu peserta mengatakan seperti tulisan pada saat test mata di Optik, ini membuat suasana kelas jadi ramai karena semua tertawa termasuk fasilitator.
Dari proses tebak menebak ini, terlihat banyak faktor yang mempengaruhi persepsi kita terhadap sesuatu antara lain rangsangan yang pertama di terima selama ini, respon yang pertama dilihat, sudut pandang, pola pikir dan kreativitas.
Poit inti dari gambar tersebut adalah Mari kita berpikir kreatif. Mengubah fokus, menggeser sudut pandang kita terutama dalam mendampingi anak-anak kita, menghadapi aksi kreatif mereka. Ini adalah syarat pertama ibu kreatif
Gambar. 5
Gambar selanjutnya yang dishare adalah, gambar untuk membuat 3 garis tak terputus dari 9 titik berikut ini,
Gambar. 6
Para peserta exited sekali. Mencoba dengan corat-coret gambar dan memfotonya lalu mempostingnya di grup diskusi kelas Bunda Sayang Depok. Dan Alhamdulillah saya berhasil setelah mencoba dari cara yang biasa menarik garis dari satu titik ke titik lain namun tam berhasil, garis yang dibuat lebih dari tiga. Hingga mencoba membuat garis hingga ke luar melebihi titik, mencoba berpikir cara yang tidak bisa ternyata berhasil membuat tiga garis yang bisa melewati semua titik.
Gambar. 7
Selanjutnya Mba Novi menyuguhkan tiga gambar, peserta diajak kembali menebak maksud gambar tersebut. Proses kreatif apa yg terlihat dari gambar ?
Seorang peserta mengatakan gambar satu adalah payung yang dipakai sebagai sebuat rantai anjing. Gambar kedua adalah reusable cande, membuat bisa terus digunakan.Ubtuk gambar terakhir, sebuah pintu yang bisa berfungsi sebagai meja untum tennis mej
Ketiga gambar tersebut yaitu, ketiga gambar diatas menunjukan hasil kreativitas di mana bisa berupa evolusi ( ide baru dibangkitkan dari ide sebelumnya, bisa sintesis ( dua atau lebih ide yang ada digabungkan menjadi satu ide baru lagi atau revolusi (benar-benar membuat perubahan baru dengan pola yang belum pernah ada.
Gambar.11
Jadi proses kreatif itu adalah mengolah yang sudah ada menjadi sesuatu yang bernilai. Beginilah proses kreatif yang terjadi dari slide yang kami terima di Kdlas Bunda Sayang.
Lalu, bagaimanakah ciri-ciri orang kreatif?
Ciri-ciri orang kreatif menurut para ahli psikologi dalam Munandar (2009) antara lain imajinatif, mempunyai inisiatif, mempunyai minat luas, bebas dalam berpikir, rasa ingin tahu yang kuat, ingin mendapat pengalaman baru, penuh semangat dan energik, percaya diri, bersedia mengambil resiko serta berani dalam pendapat dan memiliki keyakinan diri.
Dalam kreativitas banyak aspek yang berpengaruh dalam mengembangkan kreativitas.
Banyak fakfor yang bisa menghambat kreativitas, dari hasil diskusi berikut adalah jawaban dari para peserta kelas Bunda Sayang Depok:
1. Innerchild, pola asuh yang salah
2. Tidak diberi ruang berekspresi
3. Kelelahan
4. Rutinitas yang membunuh kreatifitas
5. Tak yakin dengan kemampuan diri sendiri
6. Terlalu banyak berfikir yang tidak penting
7. Tidak mau repot
Pukul 21.00 WIB kelas pun ditutup dengan meminta peserta merefleksikan hasil diskusi malam ini. Buat saya pribadi belum bisa dikatakan orang kreatif, kadang hambatan-hambatan di atas muncul sehingga menghambat munculnya perilaku kreatif. Malam ini diingatkan lagi untuk belajar menjadi orang kreatif menjadi pribadi yang out of the box, berfikir yang berbeda dari orang lain. Halau semua hambatan yang muncul.
Gambar. 12
Bismillah... Semoga diridho dan dimudahkan. Aamiin...
Tetap semangaattt...
Referensi:
1. Septi Peni dkk Diskusi Materi #9 kelas Bunda Sayang Fasilnas, 2017
2. Kresna Aditya, Menumbuhkan Krativitas Anak Usia Dini, Materi #9 Kelas Bunda Sayang IIP
3. Craft, A. Creativity in Schools Tension and Dilemmas, New York: Routledge, 2005
4. Munandar, S.C.U, Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah, Jakarta: PT Gramedia
5. Kauffman, J. C & Stenberg R. J, The International handbook of Creativity, Cambridge University Press
6. Sunaryo. 2002. Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.
Diskusi Materi Kreativitas di Kelas Bunda Sayang Batch #1 Depok
#kelas bunda sayang
#InatitutIbuProfesional
#ThinkCreative
#level9
Senin kemarin tanggal 31 Oktober 2017 kelas baru dimulai, diisi dengan penyampaian materi level 9 mengenai Kreativiitas. Materi disampaikan dengan metode baru berbeda dari biasanya. Beberapa slide gambar terkait kreativitas disuguhkan oleh fasilitator, para peserta diajak menebak gambar dan mengutarakan pendapatnya tentang gambar tersebut. Pemberian materi menjadi meenarik, membuat peserta penasaran, terpacu adrenalinnya. Kelas Bunda Sayang menjadi ramai, cara ini berhasil merangsang peserta berpartisipasi aktif dalam diskusi. Barakallah…
Gambar. 1
Pada awal diskusi, fasilitator memberikan pertanyaan apa yang dimaksud kreativitas. Beberapa peserta memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut, antara lain :
- Kreativitas adalah memanfaatkan sesuatu yang tidak berguna menjadi lebih berguna (bernilai)
- Kreativitas adalah kemampuan melakukan sesuatu di luar kebiasaan yang ada
- Kreativitas itu abstrak tapi hasil karyanya nyata
- Kreativitas itu berpikr out the box
- Kreatifitas itu memanfaatkan barang yang ada dan bernilai seni
- Kreativitas adalah membuat sesuatu yang belum ada sebelumnya.
Menurut Widayatun, kreativitas adalah suatu kemampuan untuk memecahkan masalah, yang memberikan individu menciptakan ide-ide asli/adaptif fungsi kegunaannya secara penuh untuk berkembang. Munandar (1985) berpendapat kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi atau unsur-unsur yang ada. Hasil yang diciptakan tidak selalu hal-hal yang baru, tetapi juga dapat berupa gabungan (kombinasi).
Setelah diskusi definisi kreativitas, kami diberikan beberapa slide berisi gambar. Kamii harus menebak maksud gambar tersebut. Ternyata gambar-gambar tersebut memunculkan pendapat yang berbeda-beda.
Gambar.2
Gambar. 3
Untuk gambar pertama ada yang menebak itu adalah potongan puzzle, persegi panjang, lift yang sedang berjalan, motif baju, robot, pola baju,benteng dan tetris. Sementara untuk gambar kedua hampir sebagian besar menebak bahwa itu tulisan Be Creative. Ternyata tebakannya salah, sebuah jebakan yang berhasil. Semua tertipu, pola tulisan berhasil menggiring peserta menebak tulisan Be Creative. Setelah di perjelas gambarnya, ternyata itu adalah susunan huruf yang tidak bisa ditebak.
Gambar 4
Salah satu peserta mengatakan seperti tulisan pada saat test mata di Optik, ini membuat suasana kelas jadi ramai karena semua tertawa termasuk fasilitator.
Dari proses tebak menebak ini, terlihat banyak faktor yang mempengaruhi persepsi kita terhadap sesuatu antara lain rangsangan yang pertama di terima selama ini, respon yang pertama dilihat, sudut pandang, pola pikir dan kreativitas.
Poit inti dari gambar tersebut adalah Mari kita berpikir kreatif. Mengubah fokus, menggeser sudut pandang kita terutama dalam mendampingi anak-anak kita, menghadapi aksi kreatif mereka. Ini adalah syarat pertama ibu kreatif
Gambar. 5
Gambar selanjutnya yang dishare adalah, gambar untuk membuat 3 garis tak terputus dari 9 titik berikut ini,
Gambar. 6
Para peserta exited sekali. Mencoba dengan corat-coret gambar dan memfotonya lalu mempostingnya di grup diskusi kelas Bunda Sayang Depok. Dan Alhamdulillah saya berhasil setelah mencoba dari cara yang biasa menarik garis dari satu titik ke titik lain namun tam berhasil, garis yang dibuat lebih dari tiga. Hingga mencoba membuat garis hingga ke luar melebihi titik, mencoba berpikir cara yang tidak bisa ternyata berhasil membuat tiga garis yang bisa melewati semua titik.
Gambar. 7
Selanjutnya Mba Novi menyuguhkan tiga gambar, peserta diajak kembali menebak maksud gambar tersebut. Proses kreatif apa yg terlihat dari gambar ?
Seorang peserta mengatakan gambar satu adalah payung yang dipakai sebagai sebuat rantai anjing. Gambar kedua adalah reusable cande, membuat bisa terus digunakan.Ubtuk gambar terakhir, sebuah pintu yang bisa berfungsi sebagai meja untum tennis mej
Ketiga gambar tersebut yaitu, ketiga gambar diatas menunjukan hasil kreativitas di mana bisa berupa evolusi ( ide baru dibangkitkan dari ide sebelumnya, bisa sintesis ( dua atau lebih ide yang ada digabungkan menjadi satu ide baru lagi atau revolusi (benar-benar membuat perubahan baru dengan pola yang belum pernah ada.
Gambar.11
Jadi proses kreatif itu adalah mengolah yang sudah ada menjadi sesuatu yang bernilai. Beginilah proses kreatif yang terjadi dari slide yang kami terima di Kdlas Bunda Sayang.
Lalu, bagaimanakah ciri-ciri orang kreatif?
Ciri-ciri orang kreatif menurut para ahli psikologi dalam Munandar (2009) antara lain imajinatif, mempunyai inisiatif, mempunyai minat luas, bebas dalam berpikir, rasa ingin tahu yang kuat, ingin mendapat pengalaman baru, penuh semangat dan energik, percaya diri, bersedia mengambil resiko serta berani dalam pendapat dan memiliki keyakinan diri.
Dalam kreativitas banyak aspek yang berpengaruh dalam mengembangkan kreativitas.
Banyak fakfor yang bisa menghambat kreativitas, dari hasil diskusi berikut adalah jawaban dari para peserta kelas Bunda Sayang Depok:
1. Innerchild, pola asuh yang salah
2. Tidak diberi ruang berekspresi
3. Kelelahan
4. Rutinitas yang membunuh kreatifitas
5. Tak yakin dengan kemampuan diri sendiri
6. Terlalu banyak berfikir yang tidak penting
7. Tidak mau repot
Pukul 21.00 WIB kelas pun ditutup dengan meminta peserta merefleksikan hasil diskusi malam ini. Buat saya pribadi belum bisa dikatakan orang kreatif, kadang hambatan-hambatan di atas muncul sehingga menghambat munculnya perilaku kreatif. Malam ini diingatkan lagi untuk belajar menjadi orang kreatif menjadi pribadi yang out of the box, berfikir yang berbeda dari orang lain. Halau semua hambatan yang muncul.
Gambar. 12
Bismillah... Semoga diridho dan dimudahkan. Aamiin...
Tetap semangaattt...
Referensi:
1. Septi Peni dkk Diskusi Materi #9 kelas Bunda Sayang Fasilnas, 2017
2. Kresna Aditya, Menumbuhkan Krativitas Anak Usia Dini, Materi #9 Kelas Bunda Sayang IIP
3. Craft, A. Creativity in Schools Tension and Dilemmas, New York: Routledge, 2005
4. Munandar, S.C.U, Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah, Jakarta: PT Gramedia
5. Kauffman, J. C & Stenberg R. J, The International handbook of Creativity, Cambridge University Press
6. Sunaryo. 2002. Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.
Diskusi Materi Kreativitas di Kelas Bunda Sayang Batch #1 Depok
#kelas bunda sayang
#InatitutIbuProfesional
#ThinkCreative
#level9










Komentar
Posting Komentar