Langsung ke konten utama

Tantangan Sepuluh Hari Sesi Empat Kelas Bunda Sayang : Gaya Belajar (Hari Ke-8)

Alhamdulillah pagi hari cerah....main sepeda yuuuu???
Diara dan bunda keliling kampung dengan mengendarai sepeda. Menjelajah setiap gang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Melihat tanaman, bangunan-bangunan baru yang sedang dibangun, hewan-hewan yang berkeliaran. Diara senang bersepeda, apalagi di temani bunda. Sepanjang perjalanan, Diara suka bercerita...tentang rumah yang pernah kemalingan, tentang rumput liar yang ingin dipetik, tentang warga RT tetangga yang memiliki anjing besar dan banyak lagi. Kamipun pulang saat Diara mulai merasa lelah.


Diara suka eksperimen, siang tadi kami  membaca buku tentang eksperiman, mencari eksperimen  yang bisa dipraktekan dan cocok dengan usia Diara. Dia amati gambar yang ada dalam buku dengan seksama." Kapan-kapan kita coba lagi ya Ma, seru!!
Hari terus beranjak siang....Diara mengajak bunda bermain pretend play suasana di Cafe/restoran. Sebelumnya kami telah membuat papan nama cafe,buku menu, buku pemesanan, mata uang, dan sebagainya.  Mulailah kami bermain, dia belajar menawarkan makanan, mencatat menu, menghitung uang, berimajinasi tentang masakan yg dibuat dl. Urusan main pretent play mah hobbynya Diara.

Tabel pengamatan belajar Diara sebagai berikut :

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...