Langsung ke konten utama

Tantangan Sesi Ke III Kelas Bunda Sayang Proyek Keluarga (Hari ke Sembilan) : " Still About Squisy "

Agenda proyek keluarga hari ini adalah menyelesaikan proyek membuat squisy.  Kemarin pembuatan squisy tertunda karena catnya lama kering. Karena itu pagi-pagi Diara sudah menengok squisy, memastikan catnya sudah kering apa belum

Pembuatan squisy rencananya berubah, awalnya akan membuat potongan kue tapi seteah melihat bentuk spons yang seperti buah akhirya berubah menjadi potongan buah semangka. Proses pengecatan spons memerlukan kesabaran, karena lama keringnya maka kita harus hati-hati. Mungkn karena pori-pori dari spons lebar menyebabkan cat diserap oleh spons.

Memberi warna bintik hitam


Dengan  penuh kesabaran, proses mengecat telah berakhir dan tara...jadilah squisy buatan Diara. Bentuk masih jauhlah dari kata rapi yang penting sudah berusaha. Selain itu agak keras masih dicari penyebabnya, apa karena  pakai cat poster sehingga kasar atau karena sponsnya yang kurang lembut. Selain itu lama keringnya, sponsnya yang kurang rapat sehingga menyerap air. 

Hasil karya Diara

Terlepas dari beberapa kekurangan dari squisy yang telah kami buat, Diara sangat senang dan antusias sekali. Dia mengusulkan bikin yang banyak terus nanti dijual ke teman-temannya. Dia yakin temannya mau beli.

Kegagalan awal kesuksesan. Gagal percobaan pertama mari kita coba lagi bikin. Kali ini model kotak susu. Diawali dengan menggunting spons membentuk kotak susu lalu diberi cat. Warna yang dipilih yaitu putih dan pink. Seperti percobaan yang pertama, yang ini pun lama keringnya. Yo wis...tunda, besok kita kerjain lagi.

Memberi warna putih

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...