Langsung ke konten utama

Tantangan Sesi Ke III Kelas Bunda Sayang Projek Keluarga (Hari Pertama) : Rencana Kami

Kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional telah memasuki Bulan ke-3. Materi pada bulan ini mengenai pentingnya menigkatkan kecerdasan anak demi kebahagiaan hidup. Mengapa hal ini perlu dilakukan??? Tak bisa dipungkuri, dalam hidup ini kita semua menginginkan kehidupan kita sukses dan bahagia. Mendambakan kehidupan yang aman, sejahtera dan bahagia. Semua itu tentu tidak datang dengan sendiri, perlu upaya untuk mencapainya dan perlu memiliki kecerdasan hidup baik itu kecerdasan Intelektual (Intellectual Quotient), kecerdasan Emosional (Emotional Intelleigence), kecerdasan Spiritual ( Spiritual Intelligence), kecerdasan menghadapi tantangan (Adversity Intelligence) dan kemampuan untuk mengubah hambatan menjadi peluang.

Hingga saat ini peserta telah mempelajari 3 materi yaitu Komunikasi Produktif, Melatih Kemandirian dan Mengasah Kecerdasan. Untuk melatih tiga materi tersebut maka bisa dilakukan projek keluarga yaitu suatu aktivitas yang dijalankan di keluarga sebagai sarana belajar seluruh anggota keluarga dalam meningkatkan komunikasi keluarga,  melatih kemandirian dan menstimulus kecerdasan. 

Dalam tantangan sesi ke-3 ini, peserta kelas Bunda Sayang ditantang untuk melakukan projek keluarga untuk melatih ke-4 kecerdasan anak. Tujuannya agar kecerdasan anak lebih terasah sehingga lebih mandiri siap menghadapi kehidupan. Selama 10 hari mulai dari tanggal 23 Maret 2017 hingga tanggal 8 April 2017, peserta kelas bunda sayang diminta melakukan projek keluarga dan memposting perkembangannya dan pencapaiannya. Projek ini tidak berorientasi pada hasil, tapi pada proses. Untuk itu perlu dilakukan pengamatan dan pencatatan selama projek berlangsung.

Hari pertama ini masih tahap persiapan, pada tahap ini kami memperbanyak forum keluarga untuk belanja gagasan proyek apa yang akan dilakukan,menetapkan tujuan proyek, mendiskusikan peran masing-masing anggota keluarga dan menetapkan waktu pelaksanaannya.
  
Hasil Urun rembug forum keluarga kami hari ini, disepakati ada beberapa proyek yang akan dilakukan.  Proyeknya ada yang harian (satu hari selesai) dan single proyek (proyek selama 10 hari). Berikut proyek-proyek yang akan dilakukan yaitu :

1. Proyek Berbagi dengan Sesama

Proyek berbagi dengan sesama bertujuan melatih kepekaan dan empati dari anak. Menumbuhkan rasa sayang dan berbagi kepada sesama. Dan yang terpenting adalah menumbukan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan selama ini. Ada beberapa rencana, namun masih didiskusikan. Sebagai awalan, projek berbagi dengan sesama  akan dilakukan bersama teman-teman komunitas homeschooling Ksuper. Kegiatan yang dilakukan adalah berbagi makanan dengan orang sekitar Mesjid Nurussalam, tempat biasa Ksuper berkegiatan.Jika tidak ada halangan insya Allah akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 24 maret 2017.Proyek ini penangungjawabnya adalah Diara dan Bunda.

2. Proyek Sains 

Projek ini rencananya dilakukan di rumah dengan bahan-bahan yang mudah di dapatkan di rumah. Setelah memilah dan memilih, kami memutuskan mengambil materi pada buku "Ayo Bermain Sambil Belajar Fisika". Untuk percobaan ini Ketuanya adalah Diara. Ada beberapa percobaan yang akan lakukan nanti, antara lain :
a. Percobaan dengan telur
b. Percobaan dengan Uang logam
c. Perobaan lilin
d. Membuat Gunung Meletus
    

Buku yang akan jadi acuan pada projek sains kami nanti
                                  

3. Proyek Prakarya 

Selama ini, agenda kegiatan kami masih sangat minim dan kurang teroganisir.Sudah ada rencana untuk membuat Family Organizier Schedule yang tertata rapi di satu area Family Comamnd Centre. Sehingga memudahkan beraktitfitas yang terorganisir dengan baik. Tadi siang kami sudah mencari beberapa referensi, tinggal di modifikasi sesuai dengan kebutuhan kami. Penanggung jawab proyek ini adalah Bunda Nurul

Contoh Family Command Center
                                            
4. Proyek Perpustakaan Kami

Ini proyek paling besar diantara projek yang lainnya, karena memerlukan dana dan juga waktu yang lumayan harus diluangkan. Kami berencana melakukan make over di ruangan perpustakaan di rumah kami, terutama area perpustakaan dan bermain anak. Ide kasar sudah ada,  tinggal dimantapkan kembali dan direncanakan desain dan juga eksekusinya.Penanggung jawab proyek ini adalah Ayah dan Bunda.

Keempat proyek ini tentu melibatkan putri kecil kami. Kami akan libatkan secara aktif agar kreatifitas dan skillnya berkembang juga terlatih, tentu saja disesuaikan dengan usianya. Putri kami tentu sangat antusias. Bismillah....semoga dilancarkan dan dimampukan. Semoga kami bisa melakukan proyek keluarga ini sesuai dengan harapan kami, prosesnya baik penuh hikmah dan hasilnya juga baik membawa keberkahan. Aamiin....Semangat untuk sepuluh hari kedepan....

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...