Langsung ke konten utama

Review Diskusi Kelompok 6 : Mendidik Fitrah Seksual Pada Anak


Diskusi hari ke lima,  ih.... Seru sekali presentasi kali ini yanh ditampilkan oleh kelompok 6 dengan anggota timnya Mba Asti dan Mba Nira.  Penyajiannya berbesa dari gaya presentasi kelompok sebelumnya. Unik.. Keren... Cute... Kreatif... Itu kata yang diungkapkan saat melohat presentasinya yang disajikan dalam bentuk video.  Para peserta diskusi kado gagal fokus,  bukannya membahas isi presentasi malah membahas bagaimana membuatnya. 
Ini dia videnya, silahkan ditonton.  Pasti. Komentasrnya sama. Hihihi. 



Judul yang disuguhkan malam ini tentang Mendidik Fitrah Seksual pada Anak. Penyajiannya simpel dan aplikatif, terutama bagaimana menjawab pertanyaan anak yang khas terkait seksualitas. Banyak para orang tua merasa bingung menyikapinya.  Bagaimana menjawabnya?

Menghadapi situasi seperti itu,  ayah dan budan jangan langsung panik.  Tenang,  relaks... Mungkin bisa dicoba diprobing dulu.  Kenapa anak bertanya seperti itu? Lalu ditanya juga apa yang dia tahu,  apa pendapatnya.  Gunakan the power of question.wkwkw.Sekalian mecek jawaban apa yang cocok untuk pertanyaan itu. Ini penting sekali,  mengaoa???

Dalam menjawab pertanyaan terkait seksuali sebaiknya disesuaikan dengan usianya. Ada tahapannya.  Cukup menjawab yanh dia tanya dan yg perlu dia tahu sesuai dengan umurnya. Jangan sampai anak matany sebelum waktunya.  Buah kaliii mateng hehheh. untuk itu perlu sekali untuk menumbuhkan fitrah seksuai anak sesuai usianya,  agar ia pahan identitas dirinya dan fitrah seksualitasnya.

 #menumbuhkanfitrahseksual
#tantangan10hari
#level11
#day6

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...