Langsung ke konten utama

Pemilu Datang

Pekan kemarin membangun rumah dan berdadakan menjadi arsitek dan desain interior lalu kenalan dengan tetangga cluster juga memilih Ketua Co perumahan. Masya Allah .... kehebohan bertabur ilmu dan semangat belajar.



Pekan ini kehebohan beralih ke ruang lingkup yang lebih luas, yaitu kota Hexagon City. Ya ... karena pekan ini saatnya pemilihan walikota. Masya Allah ... mengikuti prosesnya luar biasa keren. 

Di awali dengam perkenalan para kandidat calon walikota, masya Allah isinya mak-mak hebat baik yang penuh semangat. Mereka telah memilili pengalaman yang luar biasa terkait kepemimpinan. Jadi mereka memang mumpuni sebagai pemimpin. 


Para calon tersebut diberikan kesempatan berkampanye, menyampaikan gagasanya jika terpilih menjadi walikota. Keren-keren sekali paparannya, masya Allah .... sukses membuat pusing dan keder hexagonia. Baiknya pilih siapa ya? Dan yang lebih keren lagi, sesama kandidatnya saling mensuport dengan tulus tanpa rasa takut kalah atau gengsi.

Hexagonia menyambut pemilu ini dengan antusias, menyimak kampanye para kandidat dan mengikuti pemilu dengan pemilihan jagoannya. Tercatat 750 orang yang telah memilih. Jika dilihat dari quick count, pemenangnya jatuh kepada kandidat no 3 Mak Endang, yang pernah menjadi leader IP Asia. Masya Allah ... barakallah ... semoga penghitungan realnya juga sama. 



Dari rangkaian kegiatan pemilu pekan ini, jadi belajar tentang sistem pemilu yang rapi, terstruktur dan terjadwal dengan baik. Sistemnya keren banget, patut diacungi jempol. Para kandidat yang penuh semangat namun sportif dan saling mendukung katena memikiki tujuan yang sama yaitu demi membangunkmembangun hexagon city 

Saya juga berpartisipasi dong, sebagai penggembira. Dengan syarat sebuah ID card Hexagonia, saya pun telah memilih, insya Allah sesuai nurani saya. 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...