Langsung ke konten utama

Temukan Keluargamu

Bingungkan dengan judulnya?
Keluarga siapa?
Pergi ke mana keluarganya hingga harus dicari?

Keluarga yang dimaksud judul di atas bukan keluarga yang ada di rumah. Ini keluarga berkaitan dengan tugas Bunda Cekatan. Setelah kemarin menetas menjadi ulat dan mencari makanan yang cocok sesuai dengan mind map. Sekarang saatnya mencari teman yang memiliki minat terhadap makanan yang sama, berkumpul membentuk keluarga.

Sempat kebingungan karena kesimpang siuran informasi, sempat terdampar di grup wa yang dibuat salah satu peserta. Namun akhirnya rumah resmi launching juga. Maka bergegaslah kami menuju ke sana. Ingin tahukan, masuk ke keluarga apa?

Yup, Manajemen Waktu.Sedari awal, sudah mantap pilih topik ini yang akan diperdalam lebih dahulu. Masya Allah, ternyata banyak yang minat topik ini. Anggota keluarganya berjumlah 400an dan kepala keluarganya adalah Mak Nurlaila.

Telegram dipakai sebagai media belajar kami, mengingat jumlah membernya banyak. Ternyata banyak yang belum familiar dengan aplikasi ini, termasuk saya. Jadi kenalan dulu, ada yang salah prosedur cara reply atau save percakapan. Alhamdulillahnya, saling membantu jadi kesalahan ini bisa diatasi.

Nama Keluarga Manjemen Waktu adalah Keluarga Uluwatu, ini hasil diskusi dan polling suara. Cantik kan namanya?

Diskusi yang terjadi sangat aktif, semua antusias saling berbagi dan menanggapi. Yang paham terhadap suatu info mau berbagi, yang sempat membuat notulen mau berbagi. Masya Allah..., berikut beberapa poin hasil diskusi di Keluarga Uluwatu.


Bagaimana partisipasi aktif member di Keluarga Ulluwatu?

Alhamdulillah aktif-aktif, ada yang sukarela menjadi moderator diskusi, notulen. Bahkan yang mengisi untuk go lifepun, tanpa dipaksa-paksa berkenan mengisi.

Alhamdulillah....itu yang saya rasakan, bahagia berada di keluarga Ulluwatu. Banyak ilmu yang didapat tentang manajemen waktu. Semoga dimudahkan dalam prakteknya.Aamiin..



Komentar

  1. "Selamat siang Bos 😃
    Mohon maaf mengganggu bos ,

    apa kabar nih bos kami dari Agen365
    buruan gabung bersama kami,aman dan terpercaya
    ayuk... daftar, main dan menangkan
    Silahkan di add contact kami ya bos :)

    Line : agen365
    WA : +85587781483
    Wechat : agen365


    terimakasih bos ditunggu loh bos kedatangannya di web kami kembali bos :)"

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...