Langsung ke konten utama

Binar Mata di balik Topeng

"Bun, aku mau dong ngeprint gambar Little Pony dong?"
"Boleh, bentar ya. Mau yang mana?" 
"Mau yang itu Bun, yang kayak topeng."
"Baiklah."

Tak berapa lama gambar topeng sudah diprint, Little Di dengan sigap mengguntingnya. Di awal dia ragu melakukannya, merayu bunda untuk membantunya. Dia tidak percaya diri menggunting kertas topengnya, takut tidak rapih.  Bunda menolaknya, memberi semangat untuk melakukan sendiri. Walau sempat debat, akhirnya dia berhasil menggunting sendiri kecuali membolongi bagian mata. Untuk tali, dipakailah tali rapia bekas mengikat kardus. Maka jadilah topeng Little Ponynya, langsung dipake dan tersenyum senanglah Little Di.


Satu hari ini, dia tidak lepas dari topeng buatannya mulai dari antar Bunda mengaji, pergi tahsin sampai ke supermarket. Mungkin karena masih baru atau juga karena buatan dia sendiri. Entahlah pokoknya hari ini bertopeng terus. Biarlah...yang penting dia bahagia, paling besok juga lupa. hehehe


"Terkadang kita membayangkan sesuatu yang mahal agar dapat melihat binar-binar di mata anak-anak kita. Padahal belum tentu, bisa saja mainan yang sangat sederhana dan dia buat sendiri justru yang bisa membuatnya matanya berbinar sepanjang hari. ."


#Tantangan10Hari
#Level7
#Day13
#KuliahBunsayIIP
#BintangKeluarga



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...