Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kelas Bunda cekatan ini sudah memasuki pekan ke -7. Tersisa satu pekan lagi, dan kelaspun berakhir.
Pada minggu ini, Jurnal berisi tiga hal, yang pertama adalah surat cinta mentor dan mentee, baik saya di posisi mentor, maupun saya di posisi mentee. Selanjutnya adalah mewarnai kupu-kupu sesuai dengan suasana hati saya selama mentorship. Terakhir adalah selebrasi atas kemajuan-kemajuan kecil yang saya capai dalam proses peningkatan keterampilan di bunda cekatan.
Sebagai mentor, atas izin Allah dipertemukan dengan Mba Mardiyah. Seorang ibu yang baru memulai Homeschooling yang penuh semangat. Dengannya saya banyak belajar juga, berdiskusi dengannya seakan merefleksikan diri. Saya pun diingatkan kembali atas perjalanan HS putri saya. Kami jadi sama-sama belajar.
Sementara dimata Mba Mardiyah, saya dipandang sebagai pribadi yang lembut dan enak diajak ngobrol. Bersedia berbagi detail tentang pengalaman HS. Memberi saran sesuai pengalaman dan memberi motivasi. Harapannya adalah saya bisa memancingnya dalam berdiskusi.
Jika digambarkan dalam gambar kupu-kupu. Maka seperti inilah kupu-kupu saya :
Kupu-kupu cantik warna-warni pastel, seperti perjalanan saya di mentoring ini yang penuh suka duka. Sempat sakit yang membuat diri lemah tak bisa berbuat optimal, lalu minggu penuh semangat dengan list to do yang penuh tantangan. Masya Allah...semua atas izin Allah, karena itu harus banyak-banyak bersyukur dan bahagia.
Pada minggu ini, Jurnal berisi tiga hal, yang pertama adalah surat cinta mentor dan mentee, baik saya di posisi mentor, maupun saya di posisi mentee. Selanjutnya adalah mewarnai kupu-kupu sesuai dengan suasana hati saya selama mentorship. Terakhir adalah selebrasi atas kemajuan-kemajuan kecil yang saya capai dalam proses peningkatan keterampilan di bunda cekatan.
Sejak dipertemukan dengan Mba Heni, mentor saya di bidang food fotografi. Rasa syukur yang saya rasakan. Keramahannya, dan kebaikannya membuat saya nyaman berdiskusi dengannya. Ilmu dan pengalamannya yang banyak menjadi pencerahan bagi saya. Beliau juga selalu memberi semangat terutama dikala saya sempat down karena sakit. Cepat respon dan tidak pelit ilmu. Saya merasa beruntung menjadi menteenya.#terimakasihmentor
Menurut mentor saya, saya dinilai pembelajar mandiri yang bersemangat menggali ilmu tentang food photography. Menurutnya secara teori dan praktik artinya sudah menguasai. Pesannya, selain alhamdulillah kita bisa berbagi ilmu dan berkarya, artinya di titik ini kita sudah harus lebih banyak belajar dan berlatih lagi, supaya bisa menghasilkan karya yang lebih baik insyaa Allah..
Menurut mentor saya, saya dinilai pembelajar mandiri yang bersemangat menggali ilmu tentang food photography. Menurutnya secara teori dan praktik artinya sudah menguasai. Pesannya, selain alhamdulillah kita bisa berbagi ilmu dan berkarya, artinya di titik ini kita sudah harus lebih banyak belajar dan berlatih lagi, supaya bisa menghasilkan karya yang lebih baik insyaa Allah..
Sejauh ini, atas bimbingannya saya mendapat banyak ilmu. Progres saya lumayan memuaskan. Masih on the track sesuai harapan yang saya inginkan. Bahkan Allah kasih lebih, alhamdulillah ya Allah. Ini karena karunia Allah dan ridhonya.
Sebagai mentor, atas izin Allah dipertemukan dengan Mba Mardiyah. Seorang ibu yang baru memulai Homeschooling yang penuh semangat. Dengannya saya banyak belajar juga, berdiskusi dengannya seakan merefleksikan diri. Saya pun diingatkan kembali atas perjalanan HS putri saya. Kami jadi sama-sama belajar.
Sementara dimata Mba Mardiyah, saya dipandang sebagai pribadi yang lembut dan enak diajak ngobrol. Bersedia berbagi detail tentang pengalaman HS. Memberi saran sesuai pengalaman dan memberi motivasi. Harapannya adalah saya bisa memancingnya dalam berdiskusi.
Jika digambarkan dalam gambar kupu-kupu. Maka seperti inilah kupu-kupu saya :

Komentar
Posting Komentar