Langsung ke konten utama

Jurnal 3 Bunda Cekatan : Temukan Cara Belajarmu

Tahap ke-tiga Bunda Cekatan hadir, setelah sempat libur tahun baru. Alhamdulillah bisa menikmati liburan bahagia bersama keluarga.

Dan minggu kemarin liburan telah usai dan mulai lagi beraktifitas kembali. Tentu dengan semangat baru dan harapan baru. Apalagi dengan mengikuti kelas Bunda Cekatan. Semangat terasa bertubi-tubi, menyala-nyala. Seakan-akan mendapat jalan untuk lebih fokus dalam belajar agar hidup lebih fokus dan tertata.

Selama ini, jujur sering tidak fokus. Mau belajar ini, mau belajar itu. Tapi tidak jelas rimbanya. Boro-boro diimplementasikan, di ingat saja tidak. Sudah lupa tuh...wkwkwkw

Alhamdulillah di Bunda Cekatan belajar bertemu dengan Mas Pandu, menyimak tentang metakognotive dan cara belajar. Jadi bahan renungan, selama ini bagaimana cara belajar saya. Apakah sudah cocok? 

Perenungan ini semakin mendapat jalan, saat mendapat tugas jurnal 3 yaitu tentang," Temukan Cara Belajarmu." Ngaduk-ngaduk lagi telur hijau dan merah. Ilmu apa yang ingin dipelajari dalam waktu dekat ini. Kita hidup harus realistis, agar bisa terukur hasilnya maka harus dipilah-pilih mana yang mendesak untuk dipelajari.

Dan setelah perenungan panjang, sampai bikin jurnal akhir-akhir. Ditimbang-timbang, mana ya yang mendesak dan harus segera dipelajari. Akhirnya diputuskan dua ilmu ini. Apakah dia?
Ini dia.....



Mungkin ada yang bertanya, alasan apa yang melatarbelakangi memilih dua ilmu itu? Pengen tahu? Beneran pengen tahu?
Baiklah, inilah alasannya....


Itulah penjelasan tentang ilmu dan keterampilan yang ingin dipelajari dalam waktu dekat ini. Serta darimana sumber ilmunya dan cara belajarnya.  Bismillah...semoga diridhoi Allah, dimudahkan, dilancarkan dan berkah. Aamiin....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...