Pekan ke dua Kelas Bunda Cekatan datang, kali ini belajar tentang metakognisi. Masya Allah ilmu baru, pencerahan baru. Ternyata ya...oh begitu...selama ini ke mana saja ? Selama ini sudah belajar apa saja ya? Alhamdulillah malam itu dapat pencerahan, mulai membuat peta belajar.
Seperti biasa, selah menyimak materi maka terbitlah tugas, biar lebih mantap. Seperti apa ya tugasnya? Pasti penasarankan, karena memang buncek penuh dengan kejutan.
Kalau di tugas satu kami dikejutkan oleh telur-telur yang menggambarkan aktifitas yang dilakukan dan menyenangkan dipilih untuk dimasuan ke kuadran mana ? Dilanjutkan dengan memilih lima aktifitas yang menjadi kekuatan kita.
Pada tugas tahap 2 ini kita diminta untuk mencari kegiatan yang penting, mendesak dan membuat hati bahagia. Kuncinya di bahagia ini, seperti yang disampaikan Bu Septi, " Jangan sampai mengorbankan kebahagiaan kita", tapi jika sampai ada pihak yang merasa keberatan dengan kebahagiaan kita, berarti kita perlu keterampilan lain supaya semuanya bahagia. Misal aktifitas yang kita sukai adalah fotografi, jangan sampai kesukaan kita pada dunia fotografi membuat waktu kita habis untuk itu. Rumah berantakan tak terurus, anak tak terperhatikan, cucian dan setrikaan segunung tak tersentuh. Jarang masak sampai-sampai sering pesan ojeg online dan titip suami saat pulang kerja. Bahaya ini kalau terus menerus kejadian, bisa perang Barata Yuda. Sebelum gunung api meletus, maka sebaiknya cari solusinya. Bagaimana supaya hal tersebut tidak kejadian.
Mungkin pertanyaanya apa yang harus dilakukan agar dapat belajar dengan fokus? Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah membuat prioritas. Mana saja yang harus dipelajari sekarang atau nanti, melihat urgensinya. Kita harus bisa mengatakan bahwa ilmu itu menarik namum saat ini belum perlu. Hal ini diperlukan agat tidak kebingungan dan menjadi diri kita belajar setengah-setengah karen kurang fokus. Bu Septi pernah menyampaikan bahwa untuk belajar jangan berhenti di tahap lumayan, tapi harus selalu meningkat.
Oleh karena itu tugas selanjutnya (Jurnal 2) adalah memilah dan memilih keterampilan apa saja yang dibutuhkan, paling tidak untuk 3 bulan ke depan. Keterampilan ini masih bisa berubah. Keterampilan tersebut dibagi dalam empat kuadran berdasarkan penting dan tidak penting, mendesak dan tidak mendesak. Setelah merenung panjang maka terpilihlah yang ala saya :
Dari empat kuadran tersebut diminta lagi memilih 5 keterampilan yang ingin dipelajari dan dikuasai agar saya bahagia, suami dan anak juga bahagia.
Bismillah...ini dia....
Lima keterampilan yang ingin dipelajari dalam waktu dekat :
1. Manajemen waktu
2. Mengemudikan kendaraan
3. Mengelola emosi
4. Hidup minimalis
5. Metode/kurikulum mendidik anak


Komentar
Posting Komentar