Langsung ke konten utama

Khan Academy

Sejak putri kami memilih homeschooling sebagai jalur pendidikannya,  kami mulai berburu website atau aplikasi pendidikan yang bisa menjadi sarana belajarnya.  Baik itu yang berbayar maupun yang gratis kami mulai telusuri dan pelajari.  Hingga kami mendapat informasi dari teman yang merasa cocok dengan salah satu website bernama Khan Academy.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber,  diperoleh info bahwa Khan Academy adalah organisasi pendidikan nirlaba yang didirikan oleh Salman Khan, seorang Amerika kelahiran Bangladesh, lulusan MBA dari Harvard Business School. 

Akademi yang memiliki misi “menyediakan pendidikan berkualitas tinggi kepada siapapun, di manapun” ini memiliki koleksi lebih dari 2.000 video pembelajaran yang bisa diunduh oleh siapapun di seluruh dunia via internet. Sementara bidang yang digarap meliputi matematika, sejarah, keuangan, fisika, kimia, biologi, astronomi, dan ekonomi.

Khan Academy juga menyediakan sistem latihan berbasis web yang menyajikan pertanyaan kepada siswa berdasarkan tingkat keterampilan dan hasil yang mereka capai. Khan yakin akademi ini dapat merombak ruang kelas tradisional dengan penggunaan perangkat lunak dalam pembuatan tes, membuat tugas sesuai dengan kemampuan, mengenali masalah pada beberapa siswa, dan mendorong siswa yang pintar untuk membantu mengajari teman sekelas.
Dengan materi tutorialnya yang berteknologi rendah,  wajah Khan tidak kelihatan di layar. Pemirsa hanya melihat tulisan dan gambar papan tulis elektronik. Khan Academy juga tidak memikirkan materi sebagai tujuan utamanya. Adapun jika ternyata di tengah jalan ada perusahaan yang tertarik untuk memberikan sumbangan atau bantuan, itu merupakan bonus. Yang lebih penting adalah, layanan yang mereka ciptakan dapat membantu banyak orang di seluruh dunia. Kepuasan ini melebihi dari kepuasan materi.
Manfaa dan kemudahan dari Khanacademy.com
  1. Manfaat : menjadikan setiap pribadi memiliki keinginan untuk belajar secara mandiri dan mampu mengembangkan diri sesuai dengan kriteria pemilihan mata pelajaran yang di sukai tanpa terhambat waktu .
  2. Kemudahan : Khanacademy mudah di akses oleh semua orang dari SD,SMP,SMA-SMK, Perguruan Tinggi, Para Guru, Dosen bahkan orang-orang awam pun bisa mengaksesmya
Selama kita  belajar, laman ini akan mencatat kemajuan kita.  Keberhasilan pengguna yang memanfaatkan laman ini sudah tidak diragukan lagi. Hipwee pernah menulis tentang Moawia Eldeeb, anak yang dianggap tidak akan lulus SMA tapi justru bisa dapat beasiswa di salah satu universitas terbaik Amerika Serikat karena belajar di Khan Academy


#tantangan10hari
#level12
#kelasbundasayang
#keluargamultimedia
#hari8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Tujuan Smart

Bagaimana rasanya jika kita berjalan tanpa tujuan ? Bingung pastinya ya?  Tidak jelas target yang ingin dituju, tidak tahu apa yang diinginkan yang ada hanya membuang-buang waktu dan tenaga. Tentu kita tidak ingin mengalaminya bukan? Karena itu dalam melakukan suatu aktivitas atau kegiatan, ada baiknya kita memiliki tujuan terutama tujuan yang SMART. Tujuan SMART? Sudah pernah dengar dengan istilah itu? Kalau belum mari merapat, kita belajar sama-sama. Kebetulan kita lagi belajar membuat tujuan SMART untuk program yang akan Tim Bunda Piara usung. Apa  itu tujuan SMART? Tujuan yang disusun dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant dan Time-based). Setiap elemen kerangka kerja SMART bekerja sama untuk menciptakan tujuan yang direncanakan dengan cermat, jelas, dan  terukur. Metode ini dipopulerkan oleh George T. Doran sejak tahun 1981. Metode ini menggunakan kerangka sasaran SMART dalam menetapkan batasan dan menentukan langkah-langkah yang perlu diambi...

Menjemput Rezeki dengan Ikhtiar yang Mulia

Malam ini kami isi membaca kisah nyata yang dialami teman bunda saat bertemu dengan dua orang anak usia prebaligh yang mengemis dengan cara ngesot. Saat ditanya uang hasil mengemis untuk apa, mereka menjawabnya untuk jajan. Mendengar semua itu, teman bunda menawarkan memberikan pekerjaan yang tidak berat hanya bungkus-bungkus dengan durasi dua jam. Mereka nanti dibayar Rp. 50.000, uang transport diganti dan juga akan diberi makanan. Sehingga uang honornya bisa ditabung untuk keperluan lain. Tanpa berpikir lama, mereka menjawab tidak mau. Malas kalau harus bekerja dulu, mereka lebih memilih mengemis saja.  Tujuan Bunda membacakan kisah ini adalah ingin melihat reaksi Little Di bagaimana? Bagaimana pendapatnya. Little Di berpendapat tidak baik mengemis seperti itu, lebih baik bekerja untuk mendapatkan uang. Alhamdulillah dia telah bisa menilai mana yang baik dan mana yang kurang baik. Minimal dia paham konsep mengemis itu tidak baik, bekerja lebih baik. Walaupun rezeki man...

Scale Up Impact

MasyaAllah tiba di penghujung kelas Bunda Shaliha. Puji syukur alhamdulillah, saya bisa meneruskan sampai tahap ini. Sebuah pencapaian luar biasa, dengan izin Allah bisa melalui tahapan-tahapan di Bunda Shaliha.  Materi 8 semacam refleksi mengikuti Kelas Bunda Shaliha, sementara tugas yang harus dilakukan adalah membuat video perjalanan tim dan penilaian terhadap diri apakah sudah pantas lulus kelas Bunda Shaliha. Tugas pertama perjalanan tim Bunda Piara, maka kita flash back terlebih dahulu ke awal mula pembentukan tim. Diawali dengan menentukan problem statemen yang sedang dialami. Setelah itu mencari tim dengan cara membuat video kampanye yang tujuannya open recruitmen tim. Alhamdulillah, dari iklan yang dilakukan ada 5 orang yang tertarik. Namun dua diantaranya mengundurkan diri karena beberapa pertimbangan. Dari tiga anggota tim, satu diantaranya berasal dari mahasiswi Bunda Shaliha, dan dua diantaranya member Ibu Profesional. Bersama tim kami lalu menentukan problem statemen ...